Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya

Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya - Selamat datang di blog Ticiamis - Pusat Informasi Pendidikan dan Kesehatan, Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sebuah artikel yang berjudul Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya, saya berharap Artikel Arti Dari, Artikel Lean, Artikel Lean Manufacturing, Artikel Lean Six Sigma, Artikel Problem Solving, dapat memberikan apa yang sedang Anda cari.

Judul : Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya
link : Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya

Baca juga


Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya

Pengertian Definisi Arti - Dalam implementasi metodogi Six Sigma (6σ) untuk mengoptimalkan alur kerja, sumber daya, kualitas dan kinerja proses, dibutuhkan menghitung dan mengukur tingkat cacat dari berbagai proses Defect Per Unit (DPU), Defects Per Million Opportunities (DPMO), Parts Per Million (PPM), dan Rolled Throughput Yield (RTY). Banyak orang bingung tentang Apa yang dimaksud dari DPU, DPMO, PPM dan RTY, tapi Anda tidak harus menjadi salah satu dari mereka. Berikut ini pengertian dari masing masing istilah cacat atau defect dalam penerapan lean Six Sigma tersebut.

Pengertian Six Sigma untuk DPMO

Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya

DPMO (Defects Per Million Opportunities) dalam implementasi Six Sigma adalah rasio jumlah cacat (Defects) dalam 1 juta peluang ketika suatu barang dapat mengandung lebih dari satu cacat. Untuk menghitung DPMO, Anda perlu mengetahui jumlah total peluang cacat.

Dalam upaya peningkatan proses dengan tahap Six Sigma, ketidaksesuaian per juta peluang atau Defects Per Million Opportunities - DPMO adalah ukuran kinerja proses.

Baca: Definisi Lean Six Sigma

Cacat dapat didefinisikan sebagai ketidaksesuaian karakteristik kualitas contohnya; Kekuatan, lebar, waktu respons terhadap spesifikasinya. DPMO dinyatakan dalam peluang per juta unit untuk kenyamanan: Proses yang dianggap sangat mampu, Contohnya: Proses dengan prinsip kualitas Six Sigma adalah proses yang hanya mengalami sedikit sekali rujukan Defects Per Million Opportunities yang diproduksi atau layanan yang disediakan.

Penting: DPMO berbeda dengan melaporkan bagian PPM (Parts Per Million) karena memahami kemungkinan bahwa unit yang sedang diperiksa jadi memiliki beberapa cacat dengan jenis yang sama atau bahkan memiliki beberapa jenis cacat. Mengidentifikasi peluang spesifik untuk cacat dan karena itu cara menghitung dan mengelompokkan cacat adalah suatu seni, Tetapi umumnya organisasi mempertimbangkan tahap-tahap berikut ketika menentukan jumlah peluang per unit:
  • Pengetahuan tentang proses yang diteliti
  • Standar industri
  • Saat mempelajari berbagai jenis cacat, pengetahuan tentang kepentingan relatif setiap jenis cacat dalam menentukan kepuasan pelanggan
  • Waktu, upaya, dan biaya untuk menghitung dan mengelompokkan cacat dalam output proses

Ukuran lain dari kinerja proses termasuk:
  • Indeks kapabilitas proses seperti Cpk
  • Batas toleransi alami atau tingkat sigma
  • PPM rusak atau cacat per juta
  • Memproses indeks kinerja seperti Ppk
  • Biaya kualitas atau biaya kualitas buruk - COPQ

Bagaimana Cara Menghitung DPMO dalam Six Sigma

Rumus cara menghitung Defects per Million Opportunities (DPMO) secara umum adalah:



Contoh kasus implemetasi DPMO Six Sigma: ditemukan 60 kesalahan untuk 6 karakteristik kritis pada 20 pesanan dalam sampel acak sebanyak 400 pesanan

Dengan asumsi ada 6 Peluang per pesanan (enam karakteristik kritis), Cacat per Peluang (DPO dihitung sebagai:

Peluang = (400 Pesanan * 6 Peluang / Pesanan) = 2400 Peluang

Cacat per Peluang (DPO) = 60 Cacat / 2400 Peluang = 0,025 Cacat per Peluang

DPMO = (0,025 Cacat / Peluang) * 106 Peluang / Juta Peluang = 25.000 DPMO


Kesimpulan Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya

Untuk lebih mengerti tentang Six Sigma dan cara menghitung level sigma dari DPMO dalam penerapan di perusahaan ada baiknya lakukan setiap hari supaya tujuan dari penerapan perbaikan dapat mencapai hasil maksimal walaupun diantara kelebihan tentu terdapat kekurangan juga jangan lupa melibatkan anggota tim dari berbagai kedudukan.


Referensi:

Anonim. APA ITU DPU, DPMO, PPM DAN RTY DALAM SIX SIGMAhttps://blogcoretangw.blogspot.com/2019/01/apa-itu-dpu-dpmo-ppm-dan-rty.html


Demikian Artikel Tentang Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya

Semoga artikel Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya kali ini, dapat memberi manfaat untuk Anda semua. Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sedang membaca artikel Pengertian DPMO Six Sigma dan Cara Menghitungnya link https://ticiamisasik.blogspot.com/2019/01/pengertian-dpmo-six-sigma-dan-cara.html