Judul : Hoshin Kanri Strategi Penyelarasan Perusahaan
link : Hoshin Kanri Strategi Penyelarasan Perusahaan
Hoshin Kanri Strategi Penyelarasan Perusahaan
Pengertian Policy Deployment
Hoshin kanri artinya strategi yang membantu organisasi perusahaan untuk memusatkan fokus kepada pencapaian target dan tujuan dari perusahaan tersebut. Hoshin merupakan petunjuk arah atau biasa di sebut dengan kebijaksanaan, sedangkan Kanri artinya penyebaran.Hoshin kanri adalah cara untuk perencanaan strategis yang dilakukan oleh para pemilik maupun atasan di perusahaan, yang pada umumnya untuk mencapai tujuan perusahaan cara ini digabungkan dengan metode perbaikan kualitas.
Seiring waktu hoshin kanri atau biasa disebut dengan policy deployment ini dikembangkan oleh para ahli dan diterapkan oleh setiap perusahaan untuk memenangkan persaingan secara kompetitif dengan menyelaraskan strategi dari perusahaan.
Hoshin Kanri dalam Penerapan Strategi (Kebijakan)
Berusaha menjawab pertanyaan perencanaan strategis kritis dengan cara yang sederhana dan meyakinkan. Penting buat petinggi perusahaan sebelum merancang sebuah misi untuk perusahaan tersebut untuk selalu memulai dengan beberapa pertanyaan;Siapa kita?
Kemana kita akan pergi?
Bagaimana kita bisa sampai di sana?
Dengan pertanyaan tersebutlah arah dan tujuan perusahaan akan terarah dan fokus.
Perencanaan dan Eksekusi Sistem
Hoshin kanri, penyebaran kebijakan, perencanaan strategis, perencanaan hoshin, maupun pengelola Hasil harus dilakukan dengan tahapan yang teratur dan tidak boleh lompat pada solusi, yang artinya ketika kita menemukan sebuah permasalahan, umumnya kita langsung berfikir solusi untuk penyelesaiannya, tanpa melakukan pengklarifikasian data maupun analisa mengapa permasalahan tersebut terjadi.
Jadi dalam perencanaan kegiatan diperlukan pendekatan jangka panjang untuk menerapkan rencana bisnis perusahaan untuk mencapai tujuan bisnisnya.
Pengembangan, penyelarasan dan implementasi suatu rencana, secara sistematis berjalan seiringan sehingga dalam pelaksanaan dan pencapaiannya akan sangat mudah untuk perusahaan mengidentifikasi setiap permasalahan maupun kendala yang terjadi.
Manajemen Gaya Hoshin
Manajemen Hoshin menyelaraskan aktivitas orang-orang di seluruh perusahaan sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan utama dan bereaksi cepat terhadap perubahan lingkungan - Shiba, Graham, and Walden, 1993
Policy deployment merupakan metodologi yang tidak pernah berakhir dan tolak ukur untuk merencanakan kegiatan bisnis dan mengukur kemajuan terhadap target, dan fungsi dari hoshin tersebut dalam penyelarasan antara semua tingkat dalam sebuah organisasi yang dijadikan peta maupun pedoman yang dimiliki oleh semua orang, dimengerti oleh mereka serta disepakati oleh semua pihak.
Untuk mencapai semua itu maka diperlukannya metodologi untuk perbaikan terus-menerus, dan cara tersebut harus efektif karena cara ini digunakan untuk mengukur aktivitas terhadap tujuan yang jelas.
Hoshin dikembangkan oleh para ahli untuk memfokuskan organisasi perusahaan pada beberapa tujuan utama yang paling penting bagi keberhasilannya atau terkadang untuk perusahaan tetap bertahan hidup.
Dalam pelaksanaannya sangat perlu bagi perusahaan untuk mengidentifikasi area penting untuk diubah atau diperbaiki, hal ini bisa dijadikan sebagai strategi visi dan yang terpenting juga adalah bagaimana kita menentukan tindakan yang paling efektif pada setiap tingkat organisasi yang dibutuhkan untuk mencapai perubahan ini tersebut, jika hal tersebut telah dilakukan maka langkah selanjutnya adalah membuat rencana secara rinci untuk menerapkan tindakan.
Jika rencana sudah dibuat secara rinci maka selanjutnya adalah menentukan metode untuk meninjau dan menyesuaikan rencananya.
Policy deployment memiliki penekanan yang ditempatkan pada strategi untuk mencapai sesuatu yang terukur, baik itu secara strategi yang jelas dan dipahami oleh semua pihak dari organisasi tersebut dengan menggunakan metodologi yang dikendalikan (proses) digunakan untuk mengkaji ulang.
Umumnya penerapan hoshin kanri menggunakan metode PDCA (Plan, Do, Check dan Act / Adjust).
Dalam perencanaan, pendefinisian dan penerapan tujuan serta strategi, policy deployment harus berbasis komunikasi antara semua lapisan organisasi perusahaan, karena dengan komunikasi dua arah akan mencairkan semua penghalang antar departemen, akan tetapi hal ini bukan dikatakan sebagai kesepakatan ataupun pelobian.
Implemantasi yang baik dalam penyebaran kebijakan selalu dimulai dengan penyesuaian, dengan tahapan meyebarkan informasi policy deployment dengan tujuan akan timbul kesadaran, caranya dengan komunikasi mulai dari level tertinggi ke level bawah.
Setelah semua level mengerti, memahami kebijakan perusahaan, maka setiap karyawan akan mengerti dan faham cara agar mereka dapat mendukung tujuan dari perusahaan tersebut. Dan setelah setiap karyawan sudah mengerti cara untuk mencapai tujuan perusahaan, maka harus ada komitmen buat semua orang bekerja untuk menuju sebuah visi yang sama.
Apabila komitmen sudah terbentuk, maka diperlukan sebuah tindakan dalam/untuk mengeksekusi serta tindak lanjut dari eksekusi tersebut, dengan tolak ukur bisa menggunakan metrik sebagai pendorong perilaku.
Metode Penyebaran Hoshin Kanri
Penyebaran kebijakan juga harus memiliki tujuan untuk menyelaraskan organisasi, dengan cara:1. Mulailah dengan Visi.
jadi perlu untuk perusahaan mentukan arah tujuh sampai sepuluh tahun berdasarkan kebutuhan pelanggan, strategi pertumbuhan, dan faktor eksternal lainnya. Ini adalah kondisi yang terjadi pada saat ini.2. Buat strategi.
Artinya mendorong rencana tiga tahun berdasarkan agresivitas, sumber daya yang tersedia baik itu dari segi waktu, modal, dan lain sebagainya, dan juga kita harus melihat kendala kondisi yang terjadi pada saat ini. Karena strategi ini merupakan rencana tujuan yang ingin dicapai.3. Ekstrak tujuan tahunan.
Maksudnya adalah sasaran yang dapat diukur dan dapat dicapai mendorong perilaku dan kinerja setiap individu di dalam organisasi dan menetapkan tujuan untuk tahun ini. Tujuan tahunan adalah "implementasi" dari strategi untuk mencapai tujuan perusahaan.4. Terapkan serta komunikasikan tujuan perusahaan.
Mengkomunikasikan visi dan misi perusahaan ke seluruh organisasi, agar dengan menggunakan alat penyebaran kebijakan, maka tujuan tahunan perusahaan akan mengalir melalui organisasi, serta setiap orang harus tahu apa harapannya untuk tahun ini.5. Pantau perencanaan dan pelaksanaannya.
Dalam hal ini setiap tingkat harus mengembangkan rencana implementasi yang dapat dicapai pada tingkat mereka, dan menunjukkan keselarasan dengan tujuan tahunan perusahaan.6. Lakukan ulasan rutin untuk menunjukkan dukungan.
Ulasan resmi yang dilakukan secara reguler diperlukan untuk pemantauan atasan setiap organisasi ataupun mentor dan juga untuk menanamkan akuntabilitas.7. Promosikan proses pemecahan masalah.
Tahapan ini merupakan tahap eksekusi yang memerlukan metodologi PDCA untuk mengidentifikasi dan menghilangkan masalah yang mencegah pencapaian tujuan perusahaan.8. Pelajari kembali data dan pelajaran yang dipetik untuk masa depan.
Berdasarkan hasil yang didapat, tentukan apakah proyek dan aktivitas membawa kita ke tujuan kita (review). Jika hasilnya positif, standarisasi tindakan (sustainment). Jika tidak, maka perlu tanyakan mengapa. Dalam mempelajari hasil perlu di standarkan praktik terbaik untuk masa yang akan depan, serta gunakan hasil aktual untuk merumuskan tujuan tahunan tahun depan lagi, dan pastikan hasil mendukung tujuan dan keseluruhan visi.Definisi
Demikian Artikel Tentang Hoshin Kanri Strategi Penyelarasan Perusahaan
Semoga artikel Hoshin Kanri Strategi Penyelarasan Perusahaan kali ini, dapat memberi manfaat untuk Anda semua. Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sedang membaca artikel Hoshin Kanri Strategi Penyelarasan Perusahaan link https://ticiamisasik.blogspot.com/2017/11/hoshin-kanri-strategi-penyelarasan.html
