Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya - Selamat datang di blog Ticiamis - Pusat Informasi Pendidikan dan Kesehatan, Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sebuah artikel yang berjudul Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya, saya berharap Artikel Demam, Artikel Kesehatan, Artikel Pengertian Dari, dapat memberikan apa yang sedang Anda cari.

Judul : Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya
link : Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Baca juga


Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Pengertian Arti Definisi dari - Demam adalah suatu kondisi suhu inti tubuh meningkat yang dikarenakan telah terjadi proses peradangan, bakteri maupun jamur, infeksi virus, ataupun karena penyebab lainnya. Seseorang dapat dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuh berada di atas 37,5 hingga 38 drajat celcius dan jika diatas 38 drajat celcius sudah termasuk febris atau demam, karena nilai normal suhu tubuh manusia adalah antara 36, 5 hingga 37,5 drajat Celcius.

Demam atau pireksia menurut kamus saku kedokteran Dorland edisi 25 adalah peningkatan temperatur tubuh di atas normal (98,60 F atau 370 C), setiap penyakit yang ditandai oleh peningkatan suhu tubuh diatas 37,2 drajat Celcius.

Definisi demam adalah peningkatan tubuh diatas normal yang dapat disebabkan oleh stres fisiologik, seperti pada ovulasi, sekresi hormon tiroid berlebihan, atau olahraga berat oleh lesi sistem syaraf pusat atau dapat disebabkan juga oleh infeksi mikroorganisme (Kamus Kedokteran Dorland, 806).

Penyebab dan Gejala Demam

Demam terjadi karena pelepasan pirogen dari dalam leukosit yang sebelumnya telah terangsang oleh pirogen eksogen yang dapat berasal dari mikroorganisme atau merupakan suatu hasil reaksi imunologik yang tidak berdasarkan suatu infeksi.

Perlu di mengerti bahwa demam bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang seringkali terjadi menyertai penyakit yang dapat sembuh dengan sendiri tanpa memerlukan pengobatan, seperti misalnya flu atau pilek. Oleh karena itu, demam akan menghilang dengan sendirinya saat penyakit yang mendasarinya sembuh.

Tubuh memiliki suatu sistem seperti thermostat, yaitu kemampuan mengatur suhu tubuh. Pada saat suhu tubuh tinggi maka thermostat tubuh akan menyeimbangkan suhu tubuh. Tubuh akan melakukan pendinginan diri dengan melebarkan pembuluh darah dengan tujuan agar panas dapat keluar melalui pori-pori kulit bersamaan dengan keringat.

Demam terjadi tergantung kepada penyebab demam itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat menyertai demam:
  • Diare dan muntah muntah.
  • Sakit otot.
  • Berkeringat dingin.
  • Menggigil.
  • Sakit tenggorokan.
  • Dehidrasi.
  • Kehilangan selera makan.
  • Merasa kelelahan.
  • Sakit kepala.
  • Sakit pada telinga.
  • Batuk.

Demam dapat disebabkan karena pascaimunisasi yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak, berdiri terlalu lama di bawah sinar matahari, penyakit kanker, infeksi virus serta bakteri seperti sakit tenggorokan, flu, dan lain-lain maupun penyebab lainnya.

Peningkatan suhu tubuh seseorang atau biasa disebut dengan demam sebenarnya dapat di bagi dari beberapa tipe, yaitu:
  1. Demam Septik. Pada tipe demam septik, suhu badan berangsur naik ke tingkat yang tinggi sekali pada malam hari dan turun kembali ke tingkat diatas normal pada pagi hari. Sering disertai keluhan menggigil dan berkeringat. Bila demam yan tinggi tersebut turun ke tingkat yang normal dinamakan juga demam hektik.
  2. Demam Remiten. Pada demam remiten, suhu badan dapat turun setiap hari tetapi tidak pernah mencapai suhu badan normal. Perbedaan suhu yang mungkin tercatat dapat mencapai dua derajat dan tidak sebesar perbedaan suhu yang dicatat pada demam septic.
  3. Demam Intermiten. Pada tipe demam intemiten, suhu badan turun ke tingkat yang normal selama beberapa jam dalam 1 hari. Bila demam seperti ini terjadi setiap dua hari sekali disebut tersiana dan apabila terjadi dua hari bebas demam diantara dua serangan demam disebut kuartana.
  4. Demam Kontinyu. Pada tipe demam kontinyu variasi suhu sepanjang hari tidak berada lebih dari sati derajat. Pada tingkat demam yang terus menerus tinggi sekali disebut hiperpireksia.
  5. Demam Siklik. Pada demam tipe siklik terjadi kenaikan suhu badan selama beberapa hari yang diikuti oleh periode bebas demam untuk beberapa hari yang kemudian diikuti oleh kenaikan suhu seperti semula.


Suatu tipe demam dapat dihubungkan dengan suatu penyakit tertentu yang disertai dengan gejala demm, misalnya tipe demam intermiten untuk malaria. Seorang pasien dengan keluhan demam mungkin dapat dihubungkan segera dengan suatu sebab yang jelas. Seperti misalnya; infeksi saluran kencing, abses, pneumonia, atau malaria; tetapi kadang- kadang sama sekali tidak dapat dihubungkan dengan suatu sebab yang jelas.

Bagaimana Cara Mengatasi Demam

Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Penanangan deman tentunya akan sedikit berbeda apabila terjadi pada bayi, balita, dan orang dewasa. Mengatasi suhu tubuh meningkat yang mengakibatkan seseorang demam (fever) dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan cara tradisional tanpa harus menggunakan obat warung yang Anda sendiri kurang faham dosis obat berbahan kimia yang sesuai dengan kondisi tubuh, hal ini juga merupakan pencegahan terjadinya dampak tidak baik untuk kesehatan Anda, oleh karena itu sebaiknya tangani demam dengan cara yang alami.

Minum yang banyak.

Cara menurunkan panas tubuh yang tinggi dan mengakibatkan demam pada anak dan orang dewasa dengan memberi minum yang banyak, hal ini dilakukan untuk menghindari dehidrasi, karena demam dapat menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi ini bisa terjadi saat tubuh mengeluarkan banyak keringat akibat dari proses pendinginan tubuh yang sedang berlangsung.

Kenakan pakaian hangat.

Cara menurunkan demam pada anak atau orang dewasa secara alami tradisional, tanpa mengkonsumsi obat kimia dapat dilakukan dengan menutup tubuh menggunakan pakaian yang hangat, hal ini bertujuan untuk membantu proses pengeluaran keringat, sehingga semakin banyak keringat yang keluar maka suhu tubuh akan turun.


Kompres dengan air hangat.

Menangani demam yang dialami seseorang dengan cara alami, seperti mengkompres yang perlu diperhatikan adalah air yang akan digunakan untuk kompres tersebut. Jangan kompres menggunakan air dingin atau es, karena jika dikompres dengan air dingin, otak akan mengira bahwa suhu diluar tubuh dingin sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menaikan suhunya dengan cara meningkatkan produksi panas yang mengakibatkan tubuh menggigil, sebaliknya jika dikompres dengan air hangat, otak akan menganggap bahwa suhu diluar tubuh sama dengan didalam sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menurunkan suhunya yang mengakibatkan banyak mengeluarkan keringat.

Konsultasikan pada dokter

Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi demam secara alami yang dilakukan di rumah harus dilakukan dengan teliti dan sabar, dan periksa ke dokter apabila:
  • Demam berlangsung lebih dari 3 hari.
  • Orang yang mengalami demam adalah anak berusia kurang dari tiga bulan.
  • Terjadi Hiperpireksia, yaitu suhu badan meningkat diatas 40 drajat Celcius.
  • Pasien menunjukan gejala-gejala yang tidak wajar seperti, sesak nafas, step atau kejang-kejang, diare, dan lain lain.


Pengertian dari




Daftar Pustaka

Kamus Saku Kedokteran Dorland Edisi 25. Jakarta: EGC, 1998.


Demikian Artikel Tentang Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Semoga artikel Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya kali ini, dapat memberi manfaat untuk Anda semua. Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sedang membaca artikel Apa itu DEMAM dan Bagaimana Cara Mengatasinya link https://ticiamisasik.blogspot.com/2017/11/apa-itu-demam-dan-bagaimana-cara.html